Bimtek Penguatan Literasi dan Numerasi Gugus Belajar SMP Digelar di SMP Negeri 2 Boja
Boja, 3 September 2026 — Dalam rangka memperkuat kompetensi guru dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik, telah dilaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Literasi dan Numerasi di Gugus Belajar SMP. Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMP Negeri 2 Boja pada Kamis, 3 September 2026, mulai pukul 08.00 hingga 17.30 WIB.
Kegiatan Bimtek diikuti oleh tim guru dari beberapa satuan pendidikan di Kabupaten Kendal, yaitu SMP Negeri 1 Kendal, SMP Negeri 2 Kendal, SMP Negeri 4 Singorojo, SMP Negeri 3 Limbangan, dan SMP PGRI 16 Brangsong. Keterlibatan guru dari berbagai sekolah dalam kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun kolaborasi dan berbagi praktik baik untuk penguatan literasi dan numerasi di satuan pendidikan.
Kegiatan diawali dengan pretest sebagai bagian dari pemetaan awal pemahaman peserta. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi analisis hasil capaian literasi dan numerasi satuan pendidikan. Pada sesi ini, peserta diajak untuk melakukan eksplorasi terhadap data Rapor Pendidikan, berdiskusi, mempresentasikan hasil analisis, serta memperoleh umpan balik. Kegiatan tersebut menghasilkan lembar kerja analisis capaian literasi dan numerasi Rapor Pendidikan yang selanjutnya diunggah melalui ORBIT.
Setelah sesi analisis, kegiatan dilanjutkan dengan penguatan konsep dan strategi penguatan literasi numerasi. Peserta terlibat dalam gim interaktif, eksplorasi konsep, diskusi kelompok, presentasi, dan refleksi. Melalui kegiatan tersebut, guru tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga didorong untuk memikirkan strategi yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran. Hasil kegiatan dituangkan dalam lembar kerja penguatan konsep dan penguatan literasi numerasi.
Memasuki sesi berikutnya, peserta mendapatkan materi analisis kerangka dan capaian Asesmen TKA. Kegiatan dilaksanakan melalui eksplorasi materi serta workshop penyusunan dan perencanaan pembelajaran. Peserta menganalisis kerangka dan capaian TKA kemudian menghubungkannya dengan perencanaan pembelajaran yang dapat mendukung pencapaian kompetensi peserta didik. Hasil analisis dituangkan dalam lembar kerja yang menjadi bagian dari tugas peserta.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan gallery walk dan pemberian umpan balik. Melalui kegiatan ini, peserta dapat melihat hasil pekerjaan kelompok lain, memberikan tanggapan, serta memperoleh masukan untuk menyempurnakan hasil analisis dan perencanaan pembelajaran.
Pada sesi akhir, peserta mengikuti materi perencanaan tindak lanjut hasil TKA. Peserta melakukan eksplorasi materi dan berdiskusi untuk menyusun perencanaan pembelajaran sebagai tindak lanjut terhadap hasil TKA. Kegiatan ini diarahkan agar hasil asesmen tidak berhenti pada tahap pemetaan capaian, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam menentukan langkah perbaikan pembelajaran. Hasilnya dituangkan dalam LK 4a Perencanaan Pembelajaran berbasis TKA dan diunggah melalui ORBIT.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung secara aktif dan kolaboratif. Para guru dari berbagai sekolah berdiskusi, bertukar pengalaman, menganalisis data, serta menyusun perencanaan pembelajaran secara bersama-sama. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan penguatan bagi guru dalam memanfaatkan data hasil asesmen dan Rapor Pendidikan sebagai dasar untuk merancang pembelajaran yang lebih sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Bimtek ditutup dengan posttest melalui ORBIT sebagai bagian dari evaluasi kegiatan.
Melalui kegiatan Bimtek Penguatan Literasi dan Numerasi ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antarsatuan pendidikan untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran. Penguatan literasi dan numerasi tidak hanya menjadi tanggung jawab guru mata pelajaran tertentu, tetapi merupakan bagian integral dari proses pembelajaran di berbagai mata pelajaran.
Kegiatan yang mempertemukan guru dari beberapa satuan pendidikan ini juga menjadi ruang untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi antarguru. Dengan memanfaatkan hasil Rapor Pendidikan, hasil TKA, serta strategi pembelajaran yang tepat, sekolah diharapkan mampu merancang tindak lanjut yang lebih terarah sehingga peningkatan kompetensi literasi dan numerasi peserta didik dapat dilakukan secara berkelanjutan.
SMP Negeri 2 Boja